Ahlus Sunnah Ternate

Meniti Jalan Generasi As-Salafush Shaalih

Arsip untuk Februari 9th, 2008

Prinsip-Prinsip Mengkaji Agama

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Al-Ustâdz Qomar Suaidi

Menuntut ilmu agama tidak cukup bermodal semangat saja. Harus tahu pula rambu-rambu yang telah digariskan syariat. Tujuannya agar tidak bingung menghadapi seruan dari banyak kelompok dakwah. Dan yang paling penting, tidak terjatuh kepada pemahaman yang menyimpang!

Dewasa ini banyak sekali ‘jalan’ yang ditawarkan untuk mempelajari dienul Islam. Masing-masing pihak sudah pasti mengklaim jalannya sebagai yang terbaik dan benar. Melalui berbagai cara mereka berusaha meraih pengikut sebanyak-banyaknya. Lihatlah sekeliling kita. Ada yang menawarkan jalan dengan memenej qalbunya, ada yang mengajak untuk ikut hura-huranya politik, ada yang menyeru umat untuk segera mendirikan Khilafah Islamiyah, ada pula yang berkelana dari daerah satu ke daerah lain mengajak manusia ramai-ramai ke masjid. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah | Leave a Comment »

Janabah

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Al-Ustadz Muslim Abu Ishaq Al-Atsari

Bolehkah seseorang yang tengah junub membaca Al Qur’an, masuk masjid, dan berdzikir? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini bisa jadi sering muncul di tengah masyarakat kita. Lalu apa jawabnya? Simak kajian berikut!

Dalam edisi yang lalu telah kita ketahui bahwa di antara hal-hal yang mewajibkan mandi adalah keluar mani, baik karena jima’ atau selainnya (ihtilam), dalam keadaan jaga ataupun tidur, dan bertemunya khitan seorang lelaki dan khitan seorang wanita, baik keluar mani (inzal) ataupun tidak. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas permasalahan yang berkaitan dengan janabah ataupun junub.

Junub secara bahasa merupakan lawan dari qurb dan qarabah yang bermakna dekat, sehingga junub artinya jauh. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Fiqh & Ibadah | Leave a Comment »

Biografi Syaikh `Abdul `Azîz bin `Abdullâh bin Bâz

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Al Ustadz Ahmad Hamdani Ibnu Muslim

Syaikh Bin Baz, menurut Syaikh Muqbil Bin Hadi Al Wadi’i, adalah seorang tokoh ahli fiqih yang diperhitungkan di jaman kiwari ini, sebagaimana Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani juga seorang ulama ahlul hadits yang handal masa kini. Untuk mengenal lebih dekat siapa beliau, mari kita simak penuturan beliau mengungkapkan data pribadinya berikut ini.

Syaikh mengatakan, “Nama lengkap saya adalah Abdul ‘Aziz Bin Abdillah Bin Muhammad Bin Abdillah Ali (keluarga) Baz. Saya dilahirkan di kota Riyadh pada bulan Dzulhijah 1330 H. Dulu ketika saya baru memulai belajar agama, saya masih bisa melihat dengan baik. Namun qodarullah pada tahun 1346 H, mata saya terkena infeksi yang membuat rabun. Kemudian lama-kelamaan karena tidak sembuh-sembuh mata saya tidak dapat melihat sama sekali. Musibah ini terjadi pada tahun 1350 Hijriyah. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Biografi & Profil Tokoh | Leave a Comment »

Faedah Shalawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم & Hukum Menyingkat Tulisan Shalawat

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Oleh: Samâhatusy Syaikh ‘Abdul ‘Azîz ibn ‘Abdullâh ibn Bâz رحمه الله

Apa keutamaan bershalawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم? Bolehkah kita menyingkat ucapan shalawat tersebut dalam penulisan, misalnya kita tulis Muhammad SAW atau dengan tulisan Arab صلعم, singkatan dari صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم?

Jawab:

Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله menjawab:

“Mengucapkan shalawat untuk Rasulullah صلى الله عليه وسلم merupakan perkara yang disyariatkan. Di dalamnya terdapat faedah yang banyak. Di antaranya menjalankan perintah Allah عز وجل, menyepakati Allah سبحانه وتعال dan para malaikat-Nya yang juga bershalawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم. Allah عز وجل berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuk Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya.” (Al-Ahzab: 56) Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Fatawa | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Istri Shâlihah, Keutamaan dan Sifat-sifatnya

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah

Apa yang sering diangankan oleh kebanyakan laki-laki tentang wanita yang bakal menjadi pendamping hidupnya? Cantik, kaya, punya kedudukan, karir bagus, dan baik pada suami. Inilah keinginan yang banyak muncul. Sebuah keinginan yang lebih tepat disebut angan-angan, karena jarang ada wanita yang memiliki sifat demikian. Kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan. Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya.

Seorang muslim yang shalih, ketika membangun mahligai rumah tangga maka yang menjadi dambaan dan cita-citanya adalah agar kehidupan rumah tangganya kelak berjalan dengan baik, dipenuhi mawaddah wa rahmah, sarat dengan kebahagiaan, adanya saling ta‘awun (tolong menolong), saling memahami dan saling mengerti. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Munakahat & Keluarga, Muslimah, Untaian Nasehat | Leave a Comment »

Ma`had Darus Salaf Al-Islâmi (Bagian Ma`had Ilmi lin-Nisâ’) Surakarta Membuka Pendaftaran Santriwati Baru

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Ma’had Darus Salaf Al-Islami
-Bagian Ma’had ‘Ilmi lin-Nisaa’-
Masjid Ibnu Taimiyyah, Jln Ciptonegaran, Sanggrahan Grogol, Sukoharjo, Surakarta telp. 0271-722357

Membuka pendaftaran Santriwati Baru Tahun Ajaran 1429-1432H

Syarat Pendaftaran:

1. Wanita Muslimah usia minimal 16 tahun (kecuali mustami’ah)
2. Sehat jasmani dan rohani, berakhlak karimah
3. Memiliki kemauan belajar yang kuat
4. Sanggup mengikuti pendidikan selama 3 tahun
5. Memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik
6. Memiliki kemampuan membaca dan menulis Arab dan lain-lain
7. Mengisi formulir pendaftaran Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Info Kajian & Pondok | Leave a Comment »

Inilah Aqidah kita dan Manhaj kita!

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i rahimahullah

1. Kita beriman kepada Allah, nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya, menurut apa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, tanpa tahrif(menyimpangkan maknanya), mentamtsil (memisalkan dengan makhluk), mentasybih(menyerupakan dengan makhluk) dan tanpa menta’thil (meniadakan atau menghapus sifat itu dari Allah)

2. Kita berkeyakinan bahwa berdo’a kepada orang mati, meminta tolong kepada mereka dan begitu juga terhadap orang yang masih hidup pada masalah yang tidak disanggupi kecuali oleh Allah adalah syirik. Begitu juga keyakinan terhadap jimat-jimat, bahwa dia bisa memberikan manfaat bersama Allah atau tanpa Allah adalah syirik. Dan membawanya tanpa keyakinan adalah khurofat

3. Kita berpegang dengan dhazir ayat dan Sunnah. Kita tidak menta’wilkannya kecuali ada dalil yang membolehkan untuk melakukan itu dari Al-Qur’an dan Sunnah Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Manhaj | Leave a Comment »

Tauhîd Mulkiyyah/Hâkimiyyah bukan dari Islâm

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Salafy Edisi XXI/1418/1997

Penggunaan kata Hakimiyyah termasuk pembangun dakwah politik
(Fatwa Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani)
——————————————————

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya: “Wahai Syaikh kami -semoga Allah memberkahimu- para ulama salaf -semoga rahmat Allah atas mereka- menyebutkan bahwa tauhid ada tiga macam yaitu; Uluhiyah, Rububiyah dan Asma wa Sifat. Maka, apakah dibenarkan jika kita mengucapkan bahwa di sana terdapat tauhid yang keempat yaitu ‘Tauhid Hakimiyah’ atau ‘Tauhidul Hukum?’

Beliau menjawab: “Al-Hakimiyah adalah bagian dari ‘Tauhid Uluhiyah”. Mereka yang mendengung-dengungkan kalimat yang ‘muhdats’ tadi di zaman ini bukanlah untuk mengajari kaum muslimin tentang tauhid yang dibawa oleh para nabi dan para rasul seluruhnya, melainkan hanyalah sebagai senjata politik. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah | Leave a Comment »

Tidak ada Istilah Tauhîd Hâkimiyyah/Mulkiyyah dalam Islâm

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Majalah Salafy Edisi XXI/1418/19

Syaikh Suhaib Hasan Abdul Ghafar, ketua Jum’iyatul Qur’an Karim di London, mengajukan pertanyaan kepada Hai’ah Kibaril Ulama’ di kerajaan Saudi Arabia.

Diantara pertanyaannya yaitu: “Beberapa juru dakwah mulai memperhatikan dan menganggap penting sebutan ‘Tauhid Hakimiyah’ sebagai tambahan dari tiga macam tauhid yang sudah dikenal. Apakah Tauhid Ini termasuk dalam pembagian Tauhid yang tiga tersebut (Rububiyah, Uluhiyyah, Asma wa Sifat ALLAH)? Haruskah kita menjadikannya bagian tersendiri, sehingga kita wajib mengutamakannya ?

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab telah mengutamakan Tauhid Uluhiyah pada masanya, ketika beliau melihat manusia sangat kurang dalam tauhid ini.

Imam Ahmad pada masanya juga mengutamakan Tauhid Asma wa Sifat saat beliau melihat kenyataan bahwa manusia sangat kurang dalam sisi tauhid ini. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah | Leave a Comment »

Prinsip-prinsip Aqîdah Ahlus-Sunnah wal Jamâ`ah

Ditulis oleh ahlussunnahternate di/pada Februari 9, 2008

Penulis: Syaikh Dr Shâlih bin Fauzân bin Abdullâh

Pendahuluan

Segala puji bagi Allah Rabb Tuhan semesta alam yang telah menunjuki kita sekalian kepada cahaya Islam dan sekali-kali kita tidak akan mendapat petunjuk jika Allah tidak memberi kita petunjuk.

Kita memohon kepada-Nya agar kita senantiasa ditetapkan di atas hidayah-Nya sampai akhir hayat, sebagaimana difirmankan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati kecuali dalam keadaan Islam.” (Ali-Imran: 102)

Begitu pula kita memohon agar hati kita tidak dicondongkan kepada kesesatan setelah kita mendapat petunjuk. Artinya: “Ya Allah, janganlah engkau palingkan hati-hati kami setelah engkau memberi kami hidayah.” (Ali Imran: 8) Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Manhaj | Leave a Comment »